MUSIM KEMARAU KE MANAKAH AIR PERGI

Malam ini nampaknya sepi banget, mungkin sudah pada bobok ya, dari waktu ke waktu dengan keadaan yang tak jelas perjalanan hidup ini. Arti kata gak jelas yang saya maksud adalah carut marutnya suatu keadaan di dalam negeri ini. Terlebih kemarau panjang yang telah menyebabkan banyaknya warga kita kesulitan mendapatkan air. Sebenarnya kemanakah perginya air itu, kenapa ia seolah menyembunyikan diri. adakah pelajaran berharga yang bisa kita dapat dari musim kemarau ini? Barangkali pertanyaan panjang semakin berderet kenapa-kenapa dan kenapa.

Jika aku amati sepintas di dukung pikiran cetekku akhirnya punya sedikit dugaan tentang makna apa yang diperoleh dengan diadakannya musim yang berganti ganti,

Indonesia yang punya dua musim saja sudah kwalahan, hadirnya air saat kemarau begitu dibutuhkan, lain lagi jika datang musim rendeng kata wong Jawa, maka air melimpah bahkan banjir terjadi dimana-mana.

Di akui atau tidak ternyata kita hanya seonggok daging lemah yang semuanya di kendalikan oleh kekuatan Maha Dahsyat, yang dengan segala kehendaknya sesuatu yang rasanya tidak akan terjadi ternyata terjadi juga. Kemampuan teknologi yang mengklaim modern dan canggih toh ternyata sering masih meleset jauh. Seperti juga terjadinya kecelakaan kapal di Bakauheni Lampung akhir-akhir inI.

Yang namanya laut sudah barang tentu tempat dimana air berkumpul, bahakan lebih bersahabat ketika dia mengeluarkan uapnya ke langit dan dari sisanya jadilah garam yang dikonsumsi oleh manusia. Air adalah sahabat manusia, terjadinya sunami? apakah juga air masih menjadi shabat? tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Jika kita ambil pelajaran bahwa kita musti selalu berbenah diri dalam hidup ini tentunya air di peristiwa sunami masih sahabat kita, kenapa..? ia adalah sesuatau yang mengingatkan akan kecerobohan kita dan tentu mengingatkan kita bahwa kita merantau di dunia ini. Harta benda Ludes banyak nyawa terbang, sampah manusia berserakan terbawa arus air…..lalu apa hubungan tulisan saya ini dengan judul kemana perginya air di musim kemarau? Sayapun masih bertanya tanya…jika luas bumi masih sama . luas lagit masih sama, kenapa apa ada yang bocor hingga tembus ke langit lain? Sayapun tidak tau karena saya bukan ahli biologi atau Ilmu Pengetahuan Alam.

Yang jelas rasanya manusia dengan keterbatasannya senantiasa di ingatkan oleh sang Pencipta,,, bahwasanya, manusia itu lemah dan akan kembali kepada-Nya.

Mengenai air pergi kemana silahkan komentar anda…….

Silakan Commentar anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s