Hati hati Penipuan

Siang kemaren datang seorang wanita dengan tergopoh gopoh lalu turun dari motor dan bergegas mendekat ke etalase Counter. “Mbak ada pulsa simpati 100?” tanya wanita tersebut anggap saja namanya Pembeli biar enak saya buat ceritanya. “waduh maaf mbak lagi kosong” jawab vita penunggu Counter. Pembeli saat bertanya lagi asyk menelepon dan kayaknya begitu serius dia hingga tanya pulsapun dia gak melepas hp yang di pegang dan ditempelin ke telinganya. “kalau yang 50an ada? sambung Pembeli “ada” jawab Vita, “pinjam penanya mbak” disodorkanlah buku dan pena counter. sambil di dekte sama penelepon yang acap kali Pembeli panggil mas iapun menulis angka demi angka pada buku counter.

“Tolong di isi mbak 50an 2x” demikian ucap Pembeli pada Vita, dengan sigap vita segera mengetik angka-angka yang tertera dibuku dan diucapkan ulang no itu sembari menunggu si Pembeli mengiyakan agar tidak salah kirim ke nomor orang lain. “Gimana mbak sudah masuk?” tanya Pembeli, “udah mbak” jawab Vita. Masih sambil menelepon begitu asik nya dan Pembeli-pun kembali pinjam pena dan menulis sederet angka yang di dikte sama penelepon yang kayaknya akrab sekali dan berkesan agak terburu-buru. omong punya omong Sudah mencapai Total 250an ribu rupaih.

Melihat situsi itu maka si Vita pelayan Counterpun mulai kurang nyaman dan kuatir terjadi yang kurang wajar karena banyak sekali pengisiannya dan beberapa nomor sekaligus, maka untuk sementara pengisian pulsa dihentikan oleh dia.

“Gmana mbak masih ada yang 50an lagi?” tanya Pembeli “maaf mbak sudah habis lho stocknya”….masih sembari menelepon dan setiap habis menulis angka begitu cepat-cepat segera di isi. “Yang 25an ada” tanya Pembeli ” habis juga Mbak maaf”……
Pembeli masih tanya lagi ” yang 20an?”
“wah habis juga mbak……sahut Vita.
kembali si Pembeli masih asik menelepon dan kembali bertanya ” Yang sepuluhan ada kan mbak?”

” Gini aja mbak berhenti dulu ngisinya stocknya habis semua” Kata Vita.
” Ah Yang bener si Mbak? ” kata Pembeli.
Kemudian si penjual Pulsapun menghela nafas panjang ….” Gini ya mbak sebenarnya saya bukanya gak mau ngisi Pulsa mbak tapi ini sudah mencapai 250 ribu, gini aja deh mbak bayar dulu yang ini dan entar dilanjut lagi….”

“Ntar saya bayar si mbak kok gak percaya sih orangnya masih jalan menuju ke sini’ lanjut Pembeli..

” Wah gak bisa begitu mbak embak bawa duit kan , bayar dulu adja…”

nampak si Pembeli keliatan gugup dan resah tanpa menjawab, bersamaan dengan itu salah satu penunngu counter segera keluar dari counter dan menemukan Motornya si Pembeli kuncinya tidak di Cabut, segera Lelaki Counter itu mencabut Kontack motor si Pembeli. Bersamaan itu dia memotret wajah si Pembeli dan Motor Pembelitersebut , kembali situasi Pembeli amat Gugup dan telepon masih digenggamnya sambil ngomong sama orang yang ditelepon ” Cepetan mamas kesini dan Bayar pulsanya yang punya counter mulai marah tar saya bisa dilaporkan pulisi….”….

entah apa jawab si penelepon yang jelas tinggal suara Pembeli ” Halo….halo…halo….kok putus sih…” berkali-kali Pembeli kayaknya menghubungi penelepon itu….tapi bekali-kali juga dia bilang ” duh kok gak nyambung lagi sih…?”

Tiba tiba suara lelaki Counter tadi ” Lho mbak emang itu tadi siapa sih?” “Gak tau mas saya tidak kenal….”…jawab Pembeli.

“Hah kok bisa gak kenal sampen kirimi pulsa banyak lagi…” kata lelaki itu sambil terbelalak matanya. ….Tiba tiba si Pembeli “Astagfirullah Aladzim…..” dia tiba tiba menangis dan jongkok di hadapan lelaki itu.

“Waduh gimana nih…..duh..” sambil sesengukan dia….

“mas kontak motor saya mana mas…ini hp tak tinggal dulu disini yah saya mau pergi sebentar….”
kata Pembeli pada lelaki Counter.
“Waduh gimana mbak, emang mbak mau kemana?”
“Saya mau ambil duit dulu mas…..”
“Emang mBak Rumahnya mana” tanya Vita
“DEsa Emprit mbak” jawab Pembeli…
Sambil kumat kamit lelaki counter memandangi hp Pembeli,,,, kali sedang menghitung kira-kira harga hape itu imbang gak sama pulsa yang belum di bayar…..

Akhirnya diapun mendekat dan menyodorkan kunci motor ke Pembeli, sementara HP Pembeli di Tinggal di Counter.

Vita pun menunggu si Pembeli “kok kagak balek-balek sih wah gawat jangan jangan penipuan nih”….gumamnya. Dengan serta merta diliatnya file-file di HP yang ditinggal yang ternyata ada satu foto yang dikenali oleh saudaranya vita, dan mencoba melihat record panggilan dan sms. Ada satu SMS yang waktunya paling terakhir dari kejadian dia beli pulsa.

Dan di telponlah no itu sama saudarnya Vita…..tut…tut…tut..

“halo asalamualikum..”
terdengar swara sahutan dai no yang di hubungi.

“walalakum salam,,,,mas mau tanya no yang keluar di hape mas ini namanya siapa? tanya saudaranya Vita ”

“Fulani mas..lha ini siapa kok pake hp Fulani?’ jawab pemilik no hp di sms masuk Fulani.

“iya mas ini aladin dari Mbc Cellular, tadi ada cewek beli pulsa di sini terus belum di bayar hapenya ditinggal..kok belum kembali ya? si Fulani tuh anak mana mas?” lanjut sadaraNya Vita sebut aja Mister N O…

” Anak desa Emprit….mas dekat lapangan bola, tapi dia baik-baik ajakan mas?” lanjut penerima telpon

” justru itu kami bingung dia pergi begitu saja sementara belum bayar pulsa dan Hp ditinggal…..”

“Memangnya habis berapa mas?

” 266 ribu mas…dia ngirimin beberapa nomer tadi lalu dia pamit ambil duit dulu ….emang siapa sih yang di kirimi mas mungkin anda tau..?

” Itulah mas dia tadi di bell sama orang katanya mau dapet hadiah motor dan uang tunai 100juta,,,,,”

” Waduh jangan-jangan penipuan itu mas?’…

” ya mungkin tadi sudah tak bilangin ngeyel mas…tak larang kalau minta pulsa tau apa aja jangan di ladeni itu penipuan kayaknya…”

“Ya sudah mas kami juga tadi bingung kan sudah mencapai 250 an kami hentikan kagak mau…. bahkan nanya setok pulsa tempat kami juga….akhirnya kami batasi dan ketika kami minta dia bayar dulu baru dilanjut dia malah pamit dengan meninggalkan HP,
gini aja mas tolong sampaikan ke dia atau keluarganya agar segera mengurus pembayaran dan terpaksa sementara HP kami tahan,,,biar sama-sama percaya mas…dan si Fulani biar nyaman juga,..tolong ya mas,,saya tunggu ya ..

“Insya Allah mas tar tak sampekan ”

“Ya sudah trimaksaih nih selamat sore asalamualaikaum….”

“wa alaikum salam…klek hape di matikan.

Keesokan paginya si Fulani nongol dengan wajah sangat kusut..

“om berapa kemaren habis pulsa saya?’

” dua ratus enam puluh enam mbak”..

lalu Fulani menyodorkan uang 300 ribu dan di kasih kembalian.

Omong punya omong gak taunya bukan hanya di mbc cell diapun telah habis 400 ribu di Counter lain….dan yang lebih mengejutklan ia benar-benar ketipu……waspadalah-waspadalah teman…

Silakan Commentar anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s